• Kamis, 6 Oktober 2022

Tak Sesuai Kebijakan Kapolri Listyo Sigit Yang Presisi, Polisi Maluku ini Dipecat

- Selasa, 31 Agustus 2021 | 17:55 WIB
Polri Presisi.com
Polri Presisi.com
ebanyak 13 anggota Polda Maluku dari berbagai satuan dipecat secara tidak hormat sepanjang periode Januari hingga Agustus 2021. Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat mengatakan, 13 anggota Polri yang dipecat dengan tidak hormat itu terlibat dalam berbagai kasus, mulai dari kasus narkoba, desersi hingga kasus asusila dan perzinaan. “Kemarin itu ada empat anggota yang resmi dipecat melalui upcara PTDH, tapi sebenarnya secara keseluruhan dari Januari hingga hari ini 31 Agustus itu sudah 13 anggota yang dipecat,” kata Roem kepada Kompas.com di ruang kerjanya, Selasa (31/8/2021). Baca juga: Kadispora di Maluku Main Judi bersama Polisi dan ASN, Sekda: Pasti Ditindak Roem mengatakan, 13 polisi yang dipecat dari dinas kepolisian itu berasal dari berbagai satuan, ada yang berdinas di Polda dan juga ada yang bertugas di sejumlah Polres. “Anggota yang dipecat ini kasusnya bervariasi ada yang desersi, ada narkoba, ada yang asusila, ada zina dan ini semua pelanggaran berat,” katanya. Dia mengungkapkan, tindakan tegas berupa pemecatan dengan tidak hormat kepada anggota yang melakukan pelanggaran berat itu tidak hanya sebagai bentuk penegakan aturan, namun juga sebagai bentuk penghargaan kepada anggota yang selama ini sudah bertugas dengan baik. Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu. Daftarkan email “Kita ambil tindakan tegas karena kita menghargai anggota yang sudah berbuat baik, yang sudah melayani masyarakat dengan sepenuh hati dan berdedikasi tinggi terhadap institusi Polri,” terangnya. Baca juga: Terlibat Kasus Narkoba, 3 Anggota Polisi di Maluku Dipecat Ia mengaku Polda Maluku sangat menyesalkan perbuatan indisipliner yang dilakukan belasan anggota Polri yang telah dipecat tersebut. Menurutnya, pimpinan sudah sering mengingatkan agar pelanggaran-pelanggaran itu tak terjadi. “PTDH juga dilakukan untuk menjadi pembelajaran kepada semua, terutama anggota Polri. Siapa yang bertugas dengan baik melayani masyarakat akan mendapat penghargaan sedangkan siapa yang melanggar kode etik akan mendapat hukuman,” tegasnya. Roem menjelaskan, jumlah anggota Polda Maluku yang dipecat pada tahun ini terbilang sedikit jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2020 yang mencapai 17 orang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "13 Polisi di Maluku Dipecat secara Tak Hormat, Ada yang Terlibat Narkoba hingga Kasus Asusila", Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2021/08/31/134212978/13-polisi-di-maluku-dipecat-secara-tak-hormat-ada-yang-terlibat-narkoba?page=all.
Penulis : Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty
Editor : Pythag Kurniati

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

“Polri ambil tindakan tegas karena Polri menghargai anggota yang sudah berbuat baik, yang sudah melayani masyarakat dengan sepenuh hati dan berdedikasi tinggi terhadap institusi Polri,” kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhammad Roem Ohoirat.

“PTDH juga dilakukan untuk menjadi pembelajaran kepada semua, terutama anggota Polri. Siapa yang bertugas dengan baik melayani masyarakat akan mendapat penghargaan sedangkan siapa yang melanggar kode etik akan mendapat hukuman,” tegasnya.

Roem menjelaskan, jumlah anggota Polda Maluku yang dipecat pada tahun ini terbilang sedikit jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2020 yang mencapai 17 orang.

Barusan ini, empat anggota Polri yang bertugas di Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Maluku resmi dipecat secara tidak terhormat.

Dari 4 orang itu, 3 di antaranya dipecat karena terlibat kasus narkoba.

Proses pemecatan terhadap 4 anggota polisi tersebut dipimpin Direktur Samapta Polda Maluku, Kombes Pol Agus Pujianto di Markas Ditsamapta Polda Maluku, di kawasan Tantui, Ambon, Senin (30/8/2021).

Keempat anggota Polri yang dipecat secara tidak hormat itu yakni Bripka Ilham Lembang, Brigpol Elvandeed Matruty, Brigpol Afrizal Masawoi, dan Bripda Paisal.

Ilham Lembang, Elvandeed Matruty, dan Afrizal Masaoi terlibat dalam kasus narkotika. Putusan pengadilan terhadap mereka sudah berkekuatan hukum tetap atau inkrah. Ketiganya diputus hukuman selama lebih dari 1 tahun.

Adapun, pemecatan Bripda Paisal dilakukan karena anggota tersebut terlibat kasus desersi atau lari dari tugas sejak setahun terakhir.

Halaman:

Editor: Redaksi Berita Senator

Terkini

Lokasi SIM Keliling di Jakarta 5 Oktober

Rabu, 5 Oktober 2022 | 08:00 WIB

Ini 7 Target Operasi Zebra Singgalang 2022

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 15:13 WIB

Lokasi SIM Keliling Di Jakarta 30 September

Jumat, 30 September 2022 | 08:00 WIB

Lokasi SIM Keliling di Jakarta 27 September

Selasa, 27 September 2022 | 08:00 WIB

Lokasi SIM Keliling di Jakarta 25 September

Minggu, 25 September 2022 | 09:00 WIB

Lokasi SIM Keliling di Jakarta 21 September

Rabu, 21 September 2022 | 08:00 WIB
X