• Minggu, 24 Oktober 2021

Indonesia Terus Serukan Perlucutan Senjata Nuklir Di Badan Energi Atom Dunia

- Selasa, 21 September 2021 | 14:08 WIB

Indonesia menilai bahwa ancaman senjata nuklir masih nyata dan memicu perlombaan senjata nuklir.

Hal ini disampaikan Menteri Luar Negeri RI Retno L.P. Marsudi dalam General Conference (GC) ke-65 Badan Energi Atom Dunia, IAEA, di Wina, Austria (20/9).

Dalam pernyataan nasional yang disampaikan melalui video tersebut, Menlu RI juga menyebut bahwa tenaga nuklir seyogyanya dimanfaatkan kemaslahatan umat manusia di masa depan.

IAEA diminta memainkan peran mempromosikan nuklir untuk tujuan damai, termasuk dengan menyebarkan ilmu pengetahuan nuklir kepada negara berkembang.

Melalui program technical cooperation, dengan tujuan untuk memajukan negara berkembang dan Kerja Sama Selatan-Selatan.

Menlu Retno mengapresiasi penghargaan yang diberikan Organisasi Pangan Dunia (FAO) dan Badan Atom Energi Dunia (IAEA) bagi Indonesia berupa Outstanding Achievement Award di bidang pemuliaan mutasi tanaman dan Biotechnologi yang menyertainya.

Penghargaan ini merupakan kali kedua Indonesia menerima penghargaan serupa. Atas peran Kelompok Peneliti Pemuliaan Tanaman Pangan (PAIR).

Yang sejak tahun 2013 telah berpengalaman mengembangkan teknologi nuklir di sektor dan berhasil menciptakan 23 ragam baru padi. Sebelumnya Indonesia menerima penghargaan pada 2014.

Halaman:

Editor: Jojo

Tags

Terkini

2 Gol Messi Membawa PSG Menang

Rabu, 20 Oktober 2021 | 11:00 WIB

Daftar SWIFT Code, BIC, dan IBAN Bank di Indonesia

Kamis, 14 Oktober 2021 | 03:25 WIB

Taiwan Tidak Takut Atas Ancaman China

Minggu, 10 Oktober 2021 | 16:00 WIB

Bandara King Abdullah di Arab Saudi Diserang Drone

Minggu, 10 Oktober 2021 | 15:00 WIB

AS Meminta Taliban Membebaskan Warga AS Yang Disandera

Minggu, 10 Oktober 2021 | 10:00 WIB
X