• Senin, 6 Desember 2021

Kelompok Daesh di Afghanistan Mengincar Hotel Untuk Di Bom

LBH
- Selasa, 12 Oktober 2021 | 09:00 WIB
Hotel Serena Kabul terancama jadi sasaran Daesh
Hotel Serena Kabul terancama jadi sasaran Daesh

Beritasenator.com. Negara Amerika Serikat dan Inggris telah memperingatkan warganya untuk menghindari hotel di Afghanistan dari serangan Daesh.

Peringatan ini dikeluarkan setelah kelompok Daesh di Afghanistan membom Mesji di daerah Kunduz, Provinsi Kunduz, Afghanistan.

Baca Juga: Penyebab Banjir Rob Karena Permukaan Air Naik dan Permukaan Tanah Menurun

Ketika Taliban bertransisi dari pasukan pemberintak. Kini menjadi tentara keamanan pemerintahan Taliban.

Pasukan Taliban kini harus berhadapan dengan kelompok Islam radikal Daesh di Afghanistan.

"Warga AS yang berada di atau dekat Hotel Serena harus segera pergi," kata Departemen Luar Negeri AS pada Senin, mengutip "ancaman keamanan" di daerah tersebut. "Mengingat peningkatan risiko. Anda disarankan untuk tidak menginap di hotel, khususnya di Kabul (seperti Hotel Serena)," tambah Kantor Luar Negeri, Persemakmuran dan Pembangunan Inggris

Baca Juga: Pilot Pahlawan Perang Duni Ke 2 Yang Berusia 103 Tahun Meninggal Dunia

Hotel Serena sangat terkenal merupakan sebuah hotel mewah yang populer di kalangan pelancong bisnis dan tamu asing.

Hotel Serena telah dua kali menjadi sasaran serangan Taliban di masa lalu. AS telah bertemu dengan Taliban di Doha, Qatar.

Baca Juga: Putri Diktaktor Italia, Mussolini. Rachelle Mussolini Menjabat Dewan Kota Roma

Halaman:

Editor: LBH

Sumber: TRT World

Tags

Terkini

Rangnick Merubah Taktik Bermain MU Menjadi 4-2-2-2

Senin, 6 Desember 2021 | 17:00 WIB

Melchor Group Tandatangani MoU Dengan Medco Group

Jumat, 3 Desember 2021 | 15:50 WIB

Dari Phase Out Ke Phase Down Oleh Eko Sulistyo

Jumat, 3 Desember 2021 | 09:22 WIB

Indonesia Resmi Menjadi Presidensi G20

Kamis, 2 Desember 2021 | 12:00 WIB

Repost WA Group Kamar Baca Prestasi RI

Rabu, 1 Desember 2021 | 11:17 WIB

Ballon d'Or Ke 7 Untuk Lionel Messi

Selasa, 30 November 2021 | 12:00 WIB

Jerman Tandai 100.000 Korban Meninggal Akibat COVID-19

Senin, 29 November 2021 | 12:06 WIB
X