• Kamis, 27 Januari 2022

COP26 Berakhir Dengan Tidak Ada yang Benar-Benar Bahagia, Ini Catatan SS Budi Raharjo MM

- Senin, 15 November 2021 | 13:55 WIB
s.s budi rahardjo MM
s.s budi rahardjo MM

Komitmen Negara Maju

Pada hari-hari terakhir pembicaraan di Glasgow, negosiasi sebagian besar berpusat pada dorongan bagi negara-negara kaya, untuk menyediakan dana yang memadai bagi negara-negara miskin.

Inisiatif tersebut bertujuan agar semua negara bekerja sama untuk dapat beradaptasi dengan dampak perubahan iklim.

Seperti membantu membayar kerusakan yang tak terhindarkan dan menyebabkan kerugian finansial.

Misalnya, negosiator dari AS, Inggris, Jerman, Prancis, dan Uni Eropa mengumumkan bahwa, mereka sedang mengerjakan kesepakatan senilai $8,5 miliar.

Dengan Afrika Selatan untuk membantu negara tersebut beralih dari batu bara menuju energi terbarukan.

Contoh kemitraan di atas dapat dijadikan referensi model bantuan finansial bagi negara maju lainnya.

Hal ini, dapat dilihat sebagai bentuk tanggung jawab dari ‘dosa historis’ yang mereka lakukan berabad-abad lalu.

Memang benar, bahwa para perunding yang berkumpul di Glasgow tidak memiliki kekuatan langsung untuk campur tangan di lapangan di negara lain.

BACA JUGA: Majalah eksekutif edisi November 2021

Halaman:

Editor: Jojo

Sumber: majalah MATRA

Tags

Terkini

Presiden Jokowi Terima PM Lee di Bintan

Selasa, 25 Januari 2022 | 19:58 WIB

Cina, Rusia dan Iran Latihan Perang Bersama

Sabtu, 22 Januari 2022 | 17:00 WIB

Pasukan Elite Inggris Dikirim Ke Ukraina

Sabtu, 22 Januari 2022 | 14:00 WIB

White List Media Digital Indonesia 2022

Senin, 17 Januari 2022 | 05:43 WIB
X