• Kamis, 27 Januari 2022

Jerman Tandai 100.000 Korban Meninggal Akibat COVID-19

Jojo
- Senin, 29 November 2021 | 12:06 WIB
Kanselir Jerman Angela Merkel berbicara dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam pertemuan tatap muka pertama pemimpin Uni Eropa di Brussels, Belgia, Jumat lalu. Francisco Seco/Pool via REUTERS (POOL)
Kanselir Jerman Angela Merkel berbicara dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam pertemuan tatap muka pertama pemimpin Uni Eropa di Brussels, Belgia, Jumat lalu. Francisco Seco/Pool via REUTERS (POOL)

Beritasenator.com -- Kanselir Jerman Angela Merkel menyebut Kamis (25/11) sebagai “hari yang sangat menyedihkan” dan mendukung seruan pembatasan aktivitas yang lebih ketat, setelah negara itu mencatat 100.000 korban meninggal akibat COVID-19 sejak pandemi tiba pada Maret 2020.

Badan pengendalian penyakit di Jerman mengatakan pihaknya mencatat 351 kematian terkait virus corona dalam 24 jam terakhir ini saja, menambah jumlah korban meninggal menjadi 100.119 orang.

Di Eropa, Jerman merupakan negara kelima yang melampaui angka itu setelah Rusia, Inggris, Italia dan Prancis.

“Tentu saja ini merupakan hari yang sangat menyedihkan, kita berbelasungkawa dengan meninggalnya 100.000 orang karena virus corona,” ujar Merkel dalam konferensi pers di Berlin.

“Dan sayangnya, saat ini ada lebih dari 300 kematian menambah jumlah itu setiap hari.”

Pemimpin yang sudah berkuasa di Jerman selama 16 tahun dan kini menjabat sebagai “caretaker” hingga penggantinya dilantik, mengingatkan bahwa ratusan kematian lainnya membayangi.

“Kematian ini terkait sangat erat dengan jumlah perebakan yang terjadi,” ujarnya. “Kita tahu bahwa rata-rata orang tidak dapat bertahan dari penyakit ini.”

-

 

Seorang penghuni panti jompo tampak bereaksi ketika ia menerima suntikan vaksin COVID-19 di Cologne, Jerman, pada 27 Desember 2020. (Foto: AP)

The Robert Koch Institute, badan federal yang mengumpulkan data dari sekitar 400 kantor kesehatan regional, mengatakan Jerman membuat rekor kasus terkonfirmasi setiap hari, yaitu sebanyak 75.961 kasus, dalam 24 jam terakhir ini. Sejak wabah merebak, ada lebih dari 5,57 juta kasus COVID-19 tercatat di Jerman.

Halaman:

Editor: Jojo

Terkini

Presiden Jokowi Terima PM Lee di Bintan

Selasa, 25 Januari 2022 | 19:58 WIB

Cina, Rusia dan Iran Latihan Perang Bersama

Sabtu, 22 Januari 2022 | 17:00 WIB

Pasukan Elite Inggris Dikirim Ke Ukraina

Sabtu, 22 Januari 2022 | 14:00 WIB

White List Media Digital Indonesia 2022

Senin, 17 Januari 2022 | 05:43 WIB
X