• Kamis, 27 Januari 2022

Presiden Ukraina Menuding Moskow Berencana Mengudeta Pemerintahannya

LBH
- Selasa, 30 November 2021 | 18:00 WIB
Presiden Ukraina menuduh Kremlin akan menggulingkan pemerintahannya
Presiden Ukraina menuduh Kremlin akan menggulingkan pemerintahannya

Beritasenator.com. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan "perwakilan" Rusia berencana untuk menggulingkan pemerintahnya minggu depan, karena penambahan pasukan Rusia memicu kekhawatiran akan invasi.

Zelensky mengatakan rekaman audio menunjukkan pengusaha terkaya Ukraina terseret ke dalam rencana tersebut, meskipun ini telah dibantah. Juru bicara Kremlin, sementara itu, mengatakan Rusia "tidak memiliki rencana untuk terlibat". Moskow juga menepis kekhawatiran atas penambahan pasukan sebagai "alarmist".

Baca Juga: Kebocoran Gas Ditambang Siberia Membuat Puluhan Orang Tewas  

Pada hari Jumat, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg memperingatkan bahwa penggunaan kekuatan Rusia terhadap Ukraina akan "mengakibatkan kerugian", tanpa merinci apa yang akan terjadi.

Baca Juga: Negara Uni Eropa, AS dan Kanada Mulai Memperketat Kunjungan Ke Afrika Karena Varian Omicron 

Zelensky mengecam "retorika yang sangat berbahaya" yang keluar dari Rusia. "Ini adalah sinyal bahwa mungkin ada eskalasi," katanya. "Ada ancaman hari ini bahwa akan ada perang besok. Kami sepenuhnya siap untuk eskalasi." 

Sebagian besar pasukan Rusia berada di Krimea, semenanjung yang dianeksasi Rusia dari Ukraina pada Maret 2014. Pasukan baru-baru ini berkumpul di dekat wilayah Donbas timur Ukraina, nama untuk wilayah Luhansk dan Donetsk yang sebagian berada di bawah kendali separatis yang didukung Rusia.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Merangkak Naik. AS Mengeluarkan Cadangan Minyaknya 

"Saya telah menerima informasi bahwa kudeta akan terjadi di negara kita pada 1 Desember," kata presiden Ukraina dalam konferensi pers yang panjang. Zelensky mengatakan raja bisnis Rinat Akhmeto yang dipandang sebagai lawan presiden.

Zelensky tidak menyebutkan nama orang yang diduga sebagai komplotan, tetapi mengatakan bahwa Akhmetov mungkin mengetahui atau mungkin tidak mengetahui tentang rencana tersebut sehingga dia ditarik ke dalam "lingkaran dalamnya". 

Halaman:

Editor: LBH

Terkini

Presiden Jokowi Terima PM Lee di Bintan

Selasa, 25 Januari 2022 | 19:58 WIB

Cina, Rusia dan Iran Latihan Perang Bersama

Sabtu, 22 Januari 2022 | 17:00 WIB

Pasukan Elite Inggris Dikirim Ke Ukraina

Sabtu, 22 Januari 2022 | 14:00 WIB

White List Media Digital Indonesia 2022

Senin, 17 Januari 2022 | 05:43 WIB

Putin Mengirim Pasukan Payung Ke Kazakhstan

Jumat, 7 Januari 2022 | 15:00 WIB
X