Sel Tidur ISIS Mulai Bangkit. Mereka Menyerang di Suriah dan Irak.

LBH
- Senin, 24 Januari 2022 | 14:00 WIB
Warga memeriksa dampak ledakan bom mobil di Damaskus, Suriah. (Carole AlFarah)
Warga memeriksa dampak ledakan bom mobil di Damaskus, Suriah. (Carole AlFarah)

Beritasatu.com. Lebih dari 100 gerilyawan dari kelompok Negara Islam melakukan serangan kompleks di penjara terbesar Suriah yang menahan tersangka ekstremis, kata para pejabat Jumat. Anggota kelompok itu melakukan serangan di Irak menyerbu sebuah barak tentara, menewaskan 11 tentara saat mereka tidur.

Pembobolan penjara di Suriah diyakini sebagai yang terbesar sejak gerilyawan kehilangan bagian terakhir wilayah yang mereka kuasai hampir tiga tahun lalu. Dalam beberapa bulan terakhir, sel-sel tidur ISIS menjadi lebih aktif di kedua negara, mengklaim serangan yang menewaskan sejumlah warga Irak dan Suriah.

Baca Juga: Polisi Austria Membongkar Sindikat Pemalsu Sertivikasi Vaksin Covid-19

Di Irak, orang-orang bersenjata ISIS menyerang sebuah barak tentara di daerah pegunungan di utara Baghdad Jumat pagi. Menewaskan 11 tentara saat mereka tidur, kata pejabat militer dan keamanan Irak.

Para pejabat mengatakan serangan itu terjadi di distrik Al-Azim, sebuah daerah terbuka di utara kota Baqouba di provinsi Diyala. Keadaan serangan itu tidak segera jelas, tetapi dua pejabat yang berbicara kepada The Associated Press mengatakan militan ISIS masuk ke barak pada pukul 3 pagi waktu setempat dan menembak mati para tentara, sebelum melarikan diri.

Serangan berani lebih dari 120 kilometer (75 mil) utara ibukota, Baghdad, adalah salah satu yang paling mematikan menargetkan militer Irak dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Juga: Indonesia Punya Wakil Di Moto3 GP Sirkuit Mandalika

Para pejabat berbicara dengan syarat anonim karena mereka tidak berwenang mengeluarkan pernyataan resmi. Sebuah pernyataan militer Irak mengatakan korban tewas termasuk seorang perwira berpangkat letnan dan 10 tentara.

Pembobolan penjara yang spektakuler adalah ciri khas serangan militan. Militan ISIS melancarkan beberapa kali pembobolan penjara selama gelombang serangan mereka pada tahun 2014 sebelum menyerbu wilayah di Irak dan Suriah.

Baca Juga: Meatloaf, Penyanyi Rock Asal AS Meninggal Dunia

Halaman:

Editor: LBH

Sumber: TRT World

Tags

Terkini

Finlandia Ingin Segera Bergabung Dengan NATO

Jumat, 13 Mei 2022 | 09:00 WIB
X