Indonesia dan Singapore Membahas Kerjasama Masalah Lingkungan

LBH
- Selasa, 25 Januari 2022 | 15:00 WIB
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), bekerja sama dengan para mitra membangun pusat penyelamatan satwa liar dilindungi di Kabupaten Langkat, Sumatra Utara (menlhk.go.id)
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), bekerja sama dengan para mitra membangun pusat penyelamatan satwa liar dilindungi di Kabupaten Langkat, Sumatra Utara (menlhk.go.id)

Beritasenator.com., Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) melalui Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan, Nani Hendiarti mengadakan Working Level Meeting dengan Singapura terkait penjajakan kerja sama bidang perubahan iklim dan lingkungan pada Senin Sore di Bintan (24-01-2022).

“Working Level Meeting ini diadakan dalam rangka menindaklanjuti arahan Menko Marves sebagai persiapan bilateral meeting tingkat menteri yang akan diadakan bulan Februari mendatang,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan, Nani Hendiarti.

Baca Juga: Hilirisasi Batu Bara bisa Menambah Devis Negara Sangat Besar 

“Selasa kemarin (19-01-2022), kami telah melakukan pertemuan dengan Deputy Chief of Mission and Counsellor Singapura, Mr. Jeremy Sor di kantor Kemenko Marves untuk membahas isu-isu perubahan iklim dan lingkungan,” jelas Deputi Nani.

“Saya rasa pertemuan ini adalah hal yang baik. Ini menunjukan bagaimana kedua negara memandang serius rencana kerja sama yang akan dilakukan dan pentingnya pembahasan mengenai perubahan iklim maupun isu lingkungan ini,” ucap Deputi Cindy, ketua delegasi dari Singapura merespon pernyataan Deputi Nani.

 Baca Juga: Kunjungan Kerja Presiden RI Joko Widodo Ke Sumatera Selatan

Dirinya percaya rencana kerja sama yang saat ini sedang dijajaki akan membawa hasil yang positif bagi kedua negara mengacu pada kerja sama yang sudah dijalankan sebelumnya.

 

“Seperti yang Bu Nani katakan, pertemuan ini akan menjadi momentum untuk membangun kerja sama perubahan iklim, dan penting untuk memanfaatkan teknologi untuk memberikan banyak peluang baru,” tambah Deputi Cindy.

 “Pertemuan membahas 4 isu yang disampaikan oleh delegasi Indonesia secara bergantian seperti Global Blended Finance Alliance, Climate Actions termasuk New Era Bali Towards Bali Net Zero Emission 2045, Sustainable Mangrove, dan Carbon Pricing serta Maritime Issues yang terdiri dari Marine Plastic Litter dan Oil Spill,” terang Deputi Nani.

Halaman:

Editor: LBH

Sumber: Kemenko Marves

Tags

Terkini

Finlandia Ingin Segera Bergabung Dengan NATO

Jumat, 13 Mei 2022 | 09:00 WIB
X