• Selasa, 5 Juli 2022

Emmanuel Macron Dilantik Sebagai Presiden Prancis Untuk Kedua Kalinya

LBH
- Minggu, 8 Mei 2022 | 17:00 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron (franceculture.fr)
Presiden Prancis Emmanuel Macron (franceculture.fr)

Beritasenator.com. Presiden Prancis Emmanuel Macron telah dilantik untuk masa jabatan kedua selama upacara pada hari Sabtu di istana kepresidenan Elysée, bersumpah untuk mengambil tindakan pertama untuk menghindari eskalasi lebih lanjut dari perang Rusia di Ukraina sebelum melanjutkan untuk fokus mempromosikan Prancis dan Eropa di dunia panggung.

Macron terpilih kembali selama lima tahun pada 24 April dalam putaran kedua yang membuatnya mengalahkan saingan sayap kanan Marine Le Pen.

Baca Juga: Konsorsium LA Dodgers Todd Boehly Berminat Kepada Chelsea 

Sekitar 500 tamu diundang ke upacara tersebut, di mana presiden Dewan Konstitusi membacakan deklarasi resmi hasil pemilihan.

Macron diberi kalung Grand Master of the Legion of Honor, penghargaan tertinggi Prancis, sebelum berpidato di mana ia berjanji untuk meninggalkan warisan "planet yang lebih layak huni" dan "Prancis yang lebih kuat."

Presiden juga berjanji akan mencari “cara yang adil” untuk mengatur negara dan meredakan ketegangan sosial dengan membuat pemerintah dan parlemen bekerja sama dengan serikat pekerja, asosiasi dan orang lain dari dunia politik, ekonomi, sosial dan budaya.

Baca Juga: Kwartal Pertama Yang Menyenangkan Bagi Marvel dan Disney Pictures 

Dalam pidato sepuluh menitnya, Presiden Macron menyerukan "tindakan tanpa henti" bagi Prancis untuk menjadi "negara yang lebih mandiri" dan "hidup lebih baik dan untuk membangun tanggapan Prancis dan Eropa kita sendiri terhadap tantangan abad ini."

Acara itu tampak luar biasa ramah anak untuk upacara kepresidenan Prancis, dengan beberapa pejabat membawa anak-anak mereka -- dan setidaknya dua di kereta bayi. Macron, 44, tidak memiliki anak sendiri tetapi memiliki anak tiri dan cucu, beberapa di antaranya ada di sana.  

Tamu undangan terutama datang dari dunia politik, meskipun juga termasuk aktor, petugas kesehatan, perwira militer dan mantan Presiden Francois Hollande dan Nicolas Sarkozy. Sebagian besar dari mereka yang menerima undangan yang didambakan ke acara tersebut adalah pria kulit putih berjas, meskipun ada dorongan yang berkembang untuk keragaman dalam politik Prancis

Halaman:

Editor: LBH

Sumber: Euro News

Tags

Terkini

AS Mengirim Rudal NASAMS Ke Ukraina

Senin, 4 Juli 2022 | 11:00 WIB

Barcelona Tidak Menjual Frenkie De Jong

Minggu, 3 Juli 2022 | 14:00 WIB

Dampak Hama Tikus Bagi Kesehatan

Kamis, 30 Juni 2022 | 17:00 WIB

PSG Tidak Membutuhkan Jasa Neymar Lagi

Kamis, 30 Juni 2022 | 14:00 WIB

LA FC Ingin Mengontrak Gareth Bale Jangka Panjang

Selasa, 28 Juni 2022 | 10:00 WIB
X