• Kamis, 6 Oktober 2022

Rusia Memaksakan Referendum di Wilayah Ukraina Timur Yang Dikuasai Rusia

LBH
- Rabu, 21 September 2022 | 12:00 WIB
Tentara Rusia mundur dari daerah Donbas yang telah diduduki selama enam bulan akibat serangan balik tentara Ukraina. (Twitter @GENOFUSARMY1983)
Tentara Rusia mundur dari daerah Donbas yang telah diduduki selama enam bulan akibat serangan balik tentara Ukraina. (Twitter @GENOFUSARMY1983)

Beritasenator.com. Wilayah yang dikuasai Rusia di timur dan selatan Ukraina mengumumkan rencana Selasa untuk memulai pemungutan suara minggu ini untuk menjadi bagian integral dari Rusia.

Upaya bersama dan mempercepat dukungan Kremlin untuk menelan empat wilayah dapat mengatur panggung bagi Moskow untuk meningkatkan perang setelah keberhasilan Ukraina baru-baru ini di medan perang.

Baca Juga: Barcelona Mendapat Suntikan Dana 1,255 Miliar Euro 

Penjadwalan referendum mulai Jumat di Luhansk, Kherson dan sebagian wilayah Zaporizhzhia dan Donetsk yang dikuasai Rusia terjadi setelah sekutu dekat Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pemungutan suara diperlukan dan karena Moskow kalah dalam invasi yang dimulai hampir tujuh bulan lalu. , meningkatkan tekanan pada Kremlin untuk tanggapan yang kaku.

 

Mantan Presiden Dmitry Medvedev, wakil kepala Dewan Keamanan Rusia yang diketuai oleh Putin, mengatakan referendum yang melipat wilayah menjadi Rusia sendiri akan membuat perbatasan yang digambar ulang “tidak dapat diubah” dan memungkinkan Moskow menggunakan “cara apa pun” untuk mempertahankannya.

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengecam pemungutan suara itu sebagai tipuan dan tweeted bahwa "Ukraina memiliki hak untuk membebaskan wilayahnya dan akan terus membebaskan mereka apa pun yang dikatakan Rusia."

 Baca Juga: 2 Tahun Kabur Pelaku Penyiraman Air Keras Berhasil Ditangkap Kapolsek Ilir Timur II

Perdana Menteri Estonia Katja Kallas mentweet bahwa itu adalah "buku pedoman penjajah sedang beraksi," mengatakan bahwa "Ukraina memiliki hak untuk mengambil kembali wilayahnya. Donbas, Krimea, Kherson semuanya adalah Ukraina." 

Pemungutan suara, di wilayah yang sudah Rusia kendalikan dengan rezim lokal yang dipasang Kremlin, semuanya pasti akan mengikuti jalan Moskow tetapi tidak mungkin diakui oleh pemerintah Barat yang mendukung Ukraina dengan militer dan dukungan lain yang telah membantu pasukannya merebut momentum di medan perang. di timur dan selatan. 

Halaman:

Editor: LBH

Sumber: Euro News

Artikel Terkait

Terkini

Harry Maguire Akan Bangkit Ke Performa Semula

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 11:03 WIB

Aliansi Jurnalis Independen: Puluhan Kru Narasi Diretas!

Kamis, 29 September 2022 | 10:31 WIB

Korlantas Polri Menyiapkan Pengamanan KTT G20

Rabu, 28 September 2022 | 14:00 WIB

Mahsa Amini Tewas Diduga Mengalami Penyiksaan dan Dihina

Senin, 26 September 2022 | 09:00 WIB
X