• Kamis, 6 Oktober 2022

Dihadapan Pimpinan Lembaga Negara Presiden RI Memaparkan Dampak Krisis Ekonomi Global

LBH
- Sabtu, 13 Agustus 2022 | 14:00 WIB
Presiden Joko Widodo dan Ketua lembaga tinggi negara mengadakan rapat konsultasi. Dalam kesempatan itu presiden ingatkan kondisi global yang tidak menentu akibat pandemi dan konflik  (Ist)
Presiden Joko Widodo dan Ketua lembaga tinggi negara mengadakan rapat konsultasi. Dalam kesempatan itu presiden ingatkan kondisi global yang tidak menentu akibat pandemi dan konflik (Ist)

Beritasenator.com. Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan para pimpinan lembaga negara di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 12 Agustus 2022. Dalam keterangannya selepas pertemuan, Presiden menyampaikan bahwa pertemuan tersebut membahas tentang krisis global yang sedang terjadi di beberapa negara di dunia, mulai dari krisis pangan, krisis energi, hingga krisis keuangan.

“Kita berbicara mengenai krisis global yang berkaitan dengan krisis pangan, krisis energi, dan juga krisis keuangan. Kita berbagi, sharing mengenai hal-hal yang berkaitan dengan domestik kita, baik yang berkaitan dengan pangan, yang berkaitan dengan energi, dan juga yang berkaitan dengan keuangan,” ujar Presiden.

Baca Juga: Mengerikan 2 Roller Coster Bertabrakan di Legoland Jerman

Selain itu, Kepala Negara menuturkan bahwa pertemuan tersebut juga membahas tentang subsidi pemerintah dalam rangka mengantisipasi kenaikan harga energi. Presiden menyebut, saat ini Indonesia telah memberikan jumlah subsidi yang cukup besar dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

“Cari negara yang subsidinya sampai Rp502 triliun karena kita harus menahan harga Pertalite, gas, listrik, termasuk Pertamax, gede sekali. Tapi apakah angka Rp502 triliun ini masih terus kuat bisa kita pertahankan?” tutur Kepala Negara.

Baca Juga: Kelapa Genjah Bisa Menghasilkan 180 Buah Kelapa

Presiden Jokowi pun meminta jajarannya untuk terus waspada apabila APBN tidak lagi kuat untuk memberikan subsidi bahan bakar minyak (BBM) secara terus menerus sehingga terjadi kenaikan harga di masyarakat. Bahkan menurut Presiden, saat ini kenaikan harga BBM sudah terjadi di banyak negara di dunia.

“Ya kalau bisa ya alhamdulillah baik, artinya rakyat tidak terbebani. Tapi kalau memang APBN tidak kuat bagaimana? Kan negara lain harga BBM-nya sudah Rp17 ribu, Rp18 ribu, sudah naik dua kali lipat semuanya. Ya memang harga ekonominya seperti itu,” ucap Presiden.

Baca Juga: KPK Melakukan OTT Bupati Pemalang

Dalam kesempatan tersebut, Presiden turut menyampaikan informasi terkait kondisi perekonomian nasional saat ini, termasuk anggaran dan pendapatan negara.

Halaman:

Editor: LBH

Sumber: presidenri.go.id

Terkini

Indonesia Tetap Menjadi Tujuan Investasi Dunia

Selasa, 4 Oktober 2022 | 14:00 WIB

Presiden Akan Mengecek Penyebab Turunnya Harga Kopra

Kamis, 29 September 2022 | 11:00 WIB

Presiden Joko Widodo Melarang Eksport Aspal Dari Buton

Rabu, 28 September 2022 | 15:00 WIB

Bawaslu Bertemu Dengan Presiden Joko Widodo

Jumat, 23 September 2022 | 13:00 WIB

Agenda Kerja Presiden Joko Widodo di Papua

Rabu, 31 Agustus 2022 | 15:00 WIB
X