• Kamis, 6 Oktober 2022

Ditreskrimsus Polda Kalimantan Selatan Menyita Kayu Ulin Hasil Pembalakan Liar

LBH
- Jumat, 23 September 2022 | 10:00 WIB
Kayu ulin hasil pembalakan liar disita Ditreskrimsus Polda Kalsel
Kayu ulin hasil pembalakan liar disita Ditreskrimsus Polda Kalsel

Beritasenator.com. Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Selatan menyita sebanyak 874 batang kayu ulin yang diduga hasil pembalakan liar di kawasan Kabupaten Tanah Laut.

“Ada 3 tersangka berinisial RP, AR, dan MM diamankan saat mengangkut kayu ulin menggunakan dua truk pada Jumat (16/09/22),” ungkap Kabid Humas Polda Kalsel.

Pengungkapan tindak pidana pembalakan liar itu bermula adanya informasi masyarakat terkait aktivitas angkutan kayu yang diduga tanpa dokumen.

Baca Juga: Ibu Iriana Joko Widodo Membuka Pameran Kerajinan Nusantara

Kemudian Dirreskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol. Suhasto, S.I.K., M.H., langsung memerintahkan Kasubdit IV Tipidter AKBP M. Ifan Hariyat, melakukan penyidikan.

Hasilnya, ketiga tersangka diringkus saat membawa 874 potong kayu ulin atau 14 meter kubik dalam dua truk saat melintas di Jalan Ahmad Yani, Desa Tajau Pecah, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut.

“Saat diperiksa, pelaku tidak bisa menunjukkan Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan Kayu (SKSHHK),” ujarnya.

Baca Juga: Polda Lampung Mengungkap Kasus Narkotika Sabu dan Pil Happy Five

Para tersangka yang kini ditahan dijerat penyidik dengan Pasal 83 Ayat (1) huruf b jo Pasal 12 huruf e Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang mengubah Pasal 83 Ayat (1) huruf b jo Pasal 12 huruf e Undang-Undang RI Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan dengan pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun serta pidana denda paling sedikit Rp500 juta dan paling banyak Rp2,5 miliar.

“Penegakan hukum pembalakan ini terus kami gencarkan sesuai arahan Kapolri demi menjaga kelestarian hutan dari aksi-aksi pembalakan liar,” jelasnya.

Halaman:

Editor: LBH

Sumber: NTMC Polri

Artikel Terkait

Terkini

Nikmatilah Apa Adanya, Jangan Ada Apanya

Minggu, 2 Oktober 2022 | 01:47 WIB

Jokowi: Tahun Depan Akan Gelap. Ini bukan Indonesia

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 03:28 WIB
X