• Kamis, 6 Oktober 2022

OTT KPK Menetapkan Hakim Agung SD Sebagai Tersangka

LBH
- Jumat, 23 September 2022 | 09:00 WIB
Ketua KPK Firli Bahuri menunjukkan bukti dalam jumpa pers OTT terkait pengurusan perkara di Mahkamah Agung.  (youtube kpk ri)
Ketua KPK Firli Bahuri menunjukkan bukti dalam jumpa pers OTT terkait pengurusan perkara di Mahkamah Agung. (youtube kpk ri)

Beritasenator.com. KPK kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan. Hal ini disampaikan Ketua KPK Firli pada Jumat (23/9/2022) saat konferensi pers.

Ketua KPK Firli menyebut kegiatan OTT itu bemula dari adanya laporan masyarakat. Dalam pengaduan itu disebutkan bahwa adanya informasi penyerahan sejumlah uang kepada hakim atau perwakilannya terkait penanganan perkara di MA.

Baca Juga: Polda NTT Mengambil Alih Kasus Penipuan Rumah Layak Huni di Sumba Barat Daya

Menindak lanjuti informasi  dan laporan masyarakat, KPK menerima informasi dugaan adanya penyerahan sejumlah uang kepada hakim atau yang mewakilinya terkait penanganan perkara di Mahkamah Agung,

Segera KPK merespon informasi bahwa pada Rabu (21/9) pukul 16.00 WIB akan ada transaksi penyerahan uang. Firli menyebut penyerahan uang itu bakal dilakukan oleh Eko Suparno (ES) selaku pengacara kepada Desy Yustria (DY) selaku PNS di Kepaniteraan Mahkamah Agung.

Baca Juga: Europol dan Polisi Spanyol Menangkap 32 Anggota Mafia Ndrangheta Italia

"Rabu, 21 September 2022 sekitar pukul 16.00 WIB, tim KPK mendapat informasi adanya penyerahan sejumlah uang dalam bentuk tunai dari ES kepada DY sebagai representasi SD (Sudrajad Dimyati) disalah satu hotel di Bekasi," ucapnya.

Kamis (22/9) pukul 01.00 WIB, penyidik KPK bergerak dan mengamankan Desy di rumahnya. KPK juga turut menyita uang tunai dalam pecahan asing dolar senilai USD 205.000 atau setara Rp 2,1 miliar (setelah dikonversi berdasarkan kurs pukul 04.21 WIB).
Baca Juga: Dialog Tokoh Umat Agama Dunia Diadakan di Kazakhstan

Langkah selanjutnya yang diambil KPK adalah melakukan pencarian dan melakukan upaya mengamankan terhadap Yosep Parera (YP) selaku pengacara dan Eko Suparno. Keduanya diamankan di wilayah Semarang, Jawa Tengah.

"Secara terpisah, Tim KPK juga langsung mencari dan mengamankan YP dan ES yang berada di wilayah Semarang, Jawa Tengah, guna dilakukan permintaan keterangan," ujar Firli.

Halaman:

Editor: LBH

Artikel Terkait

Terkini

Nikmatilah Apa Adanya, Jangan Ada Apanya

Minggu, 2 Oktober 2022 | 01:47 WIB

Jokowi: Tahun Depan Akan Gelap. Ini bukan Indonesia

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 03:28 WIB
X