• Minggu, 24 Oktober 2021

55 Rekor PON Tercipta Walau Latihan Bagi Atlet PON Tidak Maksimal

LBH
- Kamis, 14 Oktober 2021 | 12:00 WIB
Tim Jawa Barat meluapkan kegembiraan usai finis pada posisi pertama dalam final Traditional Boat Race (TBR) 200 meter putra PON Papua di Teluk Youtefa, Jayapura, Papua, Senin (11/10/2021). Tim Jawa Barat berhasil meraih emas sementara perak diraih Kalimantan Tengah dan perunggu diraih Papua Barat. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Tim Jawa Barat meluapkan kegembiraan usai finis pada posisi pertama dalam final Traditional Boat Race (TBR) 200 meter putra PON Papua di Teluk Youtefa, Jayapura, Papua, Senin (11/10/2021). Tim Jawa Barat berhasil meraih emas sementara perak diraih Kalimantan Tengah dan perunggu diraih Papua Barat. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Beritasentor.com. PON ke XX di Papua direncanakan berlangsung di tahun 2020 tapi terjadinya pandemic Covid-19 maka penyelenggaraan pesta olahraga ini ditunda satu tahun. Indonesia dalam menghadapi pandemi ini melakukan kegiatan PSBB dan PPKM. Hal ini membuat para atlet tidak bisa melakukan kesiapan secara fisik dan mental untuk bertanding secara maksimal.

Hal yang mengejutkan terjadi begitu banyaknya pemecahan rekor PON di PON ke XX Papua.

Baca Juga: Ditemukan Situs Persembunyian Yahudi Dari Buruan Nazi di Kota Lviv, Ukraina

Berdasarkan catatan yang ada terhitung sejak pertandingan pertama Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang digelar pada 22 September 2021 lalu hingga hari ke-22 penyelenggaraan pada Rabu (13/10/2021), setidaknya terdapat 55 rekor baru yang tercipta. Padahal, kompetisi olahraga nasional ini digelar di tengah kondisi pandemi covid-19.

Dari 55 rekor baru yang terukir tersebut diperoleh dari cabang olahraga akuatik, atletik, selam dan disiplin angkat besi yang di antaranya klasifikasi rekor PON dan rekor Nasional.

Baca Juga: Ketika LV Pameran di Paris Fashion Week Diserbu Pemrotes Anti Kemewahaan

Jumlah rekor yang tercipta pada cabang olahraga atletik sebanyak 11 rekor, antara lain seperti yang ditorehkan atlet lempar lembing asal Jawa Tengah, Atina Nur Kamil yang juga sukses mengawinkan rekor PON dan nasional dengan jauh lemparan 51,26 meter. 

Pelari 400 meter putri asal Sumatera Selatan, Sri Mayasari juga membuat rekor PON sekaligus rekor Nasional yang tidak pernah bergeser selama 37 tahun. Sri finis tercepat dengan catatan waktu 53,32 detik, lebih cepat dari pelari Emma Tahapary dengan waktu 54,20 detik.

Baca Juga: Menko Marves Ingin Kajian Untuk Daya Guna Solar Panel dan Arus Air Jadi Listrik di Tual

Dari cabor selam tercatat ada lima rekor yang sudah dipecahkan, di mana empat diantaranya dibuat oleh peselam Jawa Timur.

Halaman:

Editor: LBH

Sumber: kemenpora.go.id

Tags

Terkini

Tentang HarianKami.com

Selasa, 19 Oktober 2021 | 17:33 WIB

Menpora Membentuk Tim Khusus Untuk Menangani WADA

Selasa, 19 Oktober 2021 | 12:00 WIB

Buwas Buka-Bukaan Alasan Penyebab Kerugian

Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:27 WIB

Pemuda Yang Akan Menjadi Agen Perubahan Iklim

Selasa, 19 Oktober 2021 | 10:00 WIB

Festival Iklim 2021 Mengantisipasi Perubahan Iklim

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:00 WIB
X