• Minggu, 24 Oktober 2021

Gernas BBI Go Borneo Memicu Semangat 220 UMKM di Kalimantan Bangkit Berusaha

LBH
- Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:50 WIB
Direktur Enterprise and Business Service PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), Edi Witjara (kanan) didampingi EVP Divisi Business Service Telkom Syaifudin (kiri) saat melakukan kunjungan di workshop UMKM Naung Songket yang diterima pemilik UMKM Naung Songket, Marhayani (tengah) di Lombok. (suaramerdeka.com / dok)
Direktur Enterprise and Business Service PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), Edi Witjara (kanan) didampingi EVP Divisi Business Service Telkom Syaifudin (kiri) saat melakukan kunjungan di workshop UMKM Naung Songket yang diterima pemilik UMKM Naung Songket, Marhayani (tengah) di Lombok. (suaramerdeka.com / dok)

Beritasenator.com. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menjelaskan, Gernas BBI digagas dan diluncurkan pertama kali oleh Presiden Joko Widodo pada 14 Mei 2020. 

Menteri Halim Iskandar menyampaikan bahwa pencanangan Gernas BBI tahun ini bertemakan Go Borneo untuk membangkitkan semangat mengenalkan, mengembangkan, memajukan, dan memperluas pemasaran produk UMKM dan BUMDesa khas Kalimantan Timur, terutama dengan memanfaatkan e-commerce sebagai media pemasaran digital dalam merespon kebiasaan belanja kartu. 

Baca Juga: Pelaku Usaha UKM di Temanggung Mulai Menerima BPUM 

"Dalam setahun, UMKM yang tergabung dalam Pertamina SMEXPO memiliki omset Rp 195 juta hingga Rp. 283 jutaan dan telah memberi kesempatan kerja bagi 1.540 pekerja," kata Doktor Honoris Causa dari UNY.

Jumlah tersebut akan terus bertambah, sampai mencapai target 1.000 UMKM tahun ini. Apalagi, Pertamina telah bekerja sama dengan IDEA (Asosiasi Market Place Indonesia) untuk mendorong UMKM onboarding lebih cepat. 

 Baca Juga: Tahukah Kalian Bahwa Lagu Stairway To Heaven Awalnya Berdurasi 15 Menit

"Selain itu, Go Borneo juga membina 4 unit BUMDes yang bermitra dengan offtaker di Kaltim yang melakukan ekspor perdana produk lidi sawit, lidi nipah, dan arang kayu halaban ke Kanada dan Pakistan pada 8 Oktober 2021 lalu, masing-masing 1 kontainer, senilai Rp 182 juta untuk lidi dan Rp 195 juta untuk arang halaban," kata Gus Halim.

Lebih lanjut, Gus Halim menyampaikan bahwa Kemendes PDTT sebagai penanggungjawab Gernas BBI Kaltim 2021 menerapkan kolaborasi Penthahelix dan telah menjalin kerja sama dengan banyak pihak, swasta, UMKM, dan tentu BUMDes di Kaltim serta mitra pembangunan lainnya. 

 Baca Juga: Rehabilitasi Hutan Mangriove Segera Dipercepat

"Berkat dukungan dari Kementerian lain dan Lembaga, BUMN, Pemda di Kaltim sehingga sudah ada 220 UMKM dan BUMDes di Kaltim masuk platform e-commerce, dan 4 BUMDes mengekspor produknya. Kedepan, pembinaan akan diperluas hingga mencakup sekitar 7.500 pengusaha kecil dan BUMDes lainnya," katanya. 

 

Saat ini, PT. Pertamina menjadi kurator UMKM dan BUMDes di Kaltim. Produk-produk hasil kurasi terpampang di platform digital SMEXPO, sementara Bank Indonesia mengunggahnya melalui platform yang dikelolanya. 

Baca Juga: Vaksin Mampu Menurunkan Risiko Terinfeksi COVID-19

 

 

 

Editor: LBH

Sumber: kemendesa.go.id

Tags

Terkini

Tentang HarianKami.com

Selasa, 19 Oktober 2021 | 17:33 WIB

Menpora Membentuk Tim Khusus Untuk Menangani WADA

Selasa, 19 Oktober 2021 | 12:00 WIB

Buwas Buka-Bukaan Alasan Penyebab Kerugian

Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:27 WIB

Pemuda Yang Akan Menjadi Agen Perubahan Iklim

Selasa, 19 Oktober 2021 | 10:00 WIB

Festival Iklim 2021 Mengantisipasi Perubahan Iklim

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:00 WIB
X