• Minggu, 24 Oktober 2021

Polisi Membongkar Dan Menangkap Pinjol Ilegal di Tanggerang

LBH
- Kamis, 14 Oktober 2021 | 19:07 WIB
Satreskrim Polres Jakpus mengrebek ruko Pinjol Ilegal di kawasan Jakarta Barat  (Tim PMJnews)
Satreskrim Polres Jakpus mengrebek ruko Pinjol Ilegal di kawasan Jakarta Barat (Tim PMJnews)

Beritasenator.com. Sesuai dengan jani Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo berjanji akan memberantas Pinjol yang sudah meresahkan masyarakat. Kapolda Metro Jaya Irjen Mohamad Fadil Imran telah memerintahkan jajarannya untuk menangani pinjol illegal.

Hal ini ditindak lanjuti oleh Polres Metro Jakarta Pusat dengan menggerebek kantor pinjol ilegal di Ruko Sedayu Square, Cengkareng, Jakarta Barat.

Baca Juga: Bali Mulai Bisa Mengadakan Upacara Ngaben

Polisi mengamankan 56 orang di lokasi. Saat digerebek, pegawai tampak sedang bekerja di kantornya. Polisi kemudian diminta menghentikan pekerjaan mereka.

Tim Unit Krimsus Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat pada Rabu (13/10) yang bertugas melakukan penggerebekan ini.

Baca Juga: Nobel Perdamaian Diberikan Kepada Dua Wartawan

Ke 56 orang yang diamankan itu adalah  karyawan yang bertugas sebagai marketing hingga debt collector.

"Karyawan yang didatangi sebanyak 56 orang. Mereka bagian penawaran pinjaman maupun penagihan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi.

Baca Juga: Kok Bisa Facebook, IG dan Twitter Padam Karena Kesalahan Sistem Domain Buku Telepon

Perusahaan pinjaman online (pinjol) ilegal berada di Ruko Crown Blok C1-C7, Green Lake City, Tangerang. Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus menjelaskan, pihaknya menggerebek satu perusahaan induk yang membawahi 13 anak perusahaan pinjol, sebagian besar di antaranya merupakan perusahaan ilegal yang tak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

 "Terdapat 13 aplikasi yang digunakan perusahaan tersebut. Tiga di antaranya perusahaan legal dan 10 perusahaan lainnya ilegal," ungkap Yusri kapada awak media, Kamis.

Baca Juga: Perkantoran Lembaga Pemerintahan AS Terancam Tutup Karena Anggran Tahun Sudah Habis

Hingga saat ini pihak Polda Metro Jawa  telah membongkar total 40 perusahaan pinjol hingga kini. "Dalam satu bulan sudah mengamankan 10 perusahaan pinjol ilegal, sebelumnya ada 30. Total ada 40 aplikasi ilegal yang sudah diamankan,” jelas Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Auliansyah Lubis.

Polisi juga membongkar beberapa perusahaan penagih yang bekerja sama dengan pinjol ilegal.

Halaman:

Editor: LBH

Tags

Terkini

Tentang HarianKami.com

Selasa, 19 Oktober 2021 | 17:33 WIB

Menpora Membentuk Tim Khusus Untuk Menangani WADA

Selasa, 19 Oktober 2021 | 12:00 WIB

Buwas Buka-Bukaan Alasan Penyebab Kerugian

Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:27 WIB

Pemuda Yang Akan Menjadi Agen Perubahan Iklim

Selasa, 19 Oktober 2021 | 10:00 WIB

Festival Iklim 2021 Mengantisipasi Perubahan Iklim

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:00 WIB
X