• Minggu, 5 Februari 2023

Alasan Sakit Pengacara Lukas Enembe Mengajukan Tahanan Kota

LBH
- Rabu, 25 Januari 2023 | 10:33 WIB
Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe (tengah, berkursi roda) menuju mobil tahanan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (17/1/2023). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/hp
Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe (tengah, berkursi roda) menuju mobil tahanan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (17/1/2023). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/hp

Beritasenator.com. Kasus dugaan korupsi dan gratifikasi yang dilakukan Gubernur (non aktif) Lukas Enembe melalui kuasa hukumnya mengajukan surat permohonan tahanan kota kepada Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri pada Selasa (24/1).

Baca Juga: KPK Akan Mengembangkan Dugaan TP Pencucian Uang Ke Lukas Enembe


Ketua Tim Hukum dan Advokasi Gubernur Papua (THAGP) Petrus Bala Pattyona membenarkan hak tersebut seperti dikutip dari CNNIndonesia.com.

"THAGP mengajukan Surat Permohonan Pengalihan Jenis Penahanan, ke Ketua KPK, agar Bapak Ketua KPK memerintahkan penyidik untuk melakukan pengalihan tahanan dari Tahanan Rutan KPK menjadi Tahanan Kota di Jakarta, dalam rangka keluarga dan dokter pribadi melakukan perawatan di RSPAD Gatot Subroto Jakarta," jelas Petrus.



Adapun yang menjadi dasar pengajuan permohonan tahanan kota  berdasarkan hasil diagnosa dokter, Lukas Enembe menderita komplikasi empat penyakit, mulai dari stroke, hipertensi, diabetes melitus, dan gagal ginjal kronis lima.


Editor: LBH

Sumber: Beragam Sumber

Terkini

KPK Memperpanjang Masa Penahanan Lukas Enembe 40 Hari

Selasa, 31 Januari 2023 | 09:28 WIB

TNI Melakukan Simulasi Tempur Di Kepulauan Seribu

Rabu, 25 Januari 2023 | 14:40 WIB

Bunaken Akan Menjadi Destinasi Wisata Asing di Manado

Sabtu, 21 Januari 2023 | 09:13 WIB
X