• Minggu, 24 Oktober 2021

Kementerian Kesehatan Menargetkan Setiap Puskesmas Mempunyai Peralatan USG

LBH
- Selasa, 21 September 2021 | 08:16 WIB
Menjaga kesehatan ibu hamil
Menjaga kesehatan ibu hamil

Beritasenator.com. Dalam rangka memperingati Hari Keselamatan Sedunia 2021 yang mengusung tema safe maternal and newborn care yang tahun ini diperingati (17/9) di RSAB Harapan Kita Jakarta. Kementerian Kesehatan RI melihat Risiko kematian ibu dan bayi masih menjadi permasalahan di berbagai negara salah satunya di Indonesia. Faktor risiko persalinan terjadi mulai fase sebelum dan saat kehamilan. Lebih dari 62% kematian ibu dan bayi terjadi di rumah sakit. Hal inilah yang melatarbelakangi pelaksanaan peringatan Hari Keselamatan Sedunia 2021 yang mengusung tema safe maternal and newborn care yang tahun ini diperingati (17/9) di RSAB Harapan Kita Jakarta.

Momentum ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman publik tentang keselamatan pasien, meningkatkan keterlibatan publik dalam keselamatan pasien, dan untuk mempromosikan tindakan global untuk mencegah dan mengurangi layanan kesehatan yang tidak aman dan dapat di cegah.

Sebagai upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi baru lahir, Kementerian Kesehatan mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi dan berkomitmen dalam mewujudkan layanan ibu dan bayi yang aman terutama pada masa pandemi COVID-19.

Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam sambutannya memaparkan bahwa pandemi ini menyebabkan kurangnya aktivitas kesehatan masyarakat yang dilakukan oleh tenaga kesehatan di seluruh puskesmas di Indonesia, untuk secara rutin memonitor kondisi kesehatan ibu dan anak. Ia menambahkan bahwa jumlah kematian ibu dan anak pada masa pandemi ini perlu menjadi perhatian bersama.

“Kami menyadari bahwa, harus segera kita kembalikan fokus bukan hanya menangani covid tapi fokus untuk terus meningkatkan layanan bagi seluruh ibu dan anak Indonesia dimanapun mereka berada” terang Menkes

Dalam merespon hal tersebut, tahun depan Kemenkes akan meningkatkan tiga langkah baru yaitu meningkatkan cakupan imunisasi, meningkatkan jumlah kunjungan Antenatal Care (ANC), dan juga memastikan infrastruktur USG siap di setiap puskesmas. Hal ini adalah usaha-usaha konkrit pemerintah untuk memastikan tingkat kematian ibu dan anak bisa di kurangi secara drastis.

 

“Kami akan meningkatkan jumlah vaksin yang akan kita berikan dari 11 menjadi 14, termasuk didalamnya vaksin PCV, HPV dan Rotavirus yang bisa meningkatkan kekebalan anak kita dari penyakit pneumonia dan juga diare” tegas Menkes

Selain itu untuk hal tersebut juga meningkatkan perlindungan kepada Ibu di seluruh indonesia salah satunya dari penyakit kanker serviks. Pemerintah juga sudah memutuskan akan meningkatkan Antenatal Care (ANC) dari 4 menjadi 6, dan dua diantaranya harus kunjungan bertemu dengan doker. Dengan demikian, kita dapat memonitor kondisi kesehatan calon bayi agar kita bisa memastikan anak lahir dengan sehat, dan bisa menjadi generasi penerus bangsa.

 

Halaman:

Editor: LBH

Sumber: Kemenkes RI

Tags

Terkini

Vaksin Nusantara Siap, Menantang Uji BPOM Lagi

Rabu, 6 Oktober 2021 | 19:23 WIB

Sumber Keperkasaan Laki-Laki

Rabu, 6 Oktober 2021 | 07:28 WIB

Manfaat Jahe Merah Untuk Vitalitas Pria?

Jumat, 1 Oktober 2021 | 20:59 WIB

Benarkah Terapi Jinjit Mampu Sembuhkan Penyakit Stroke?

Senin, 27 September 2021 | 06:36 WIB

Ungkapan Duka Cita Atas Gugurnya Tenaga Nakes di Papua

Sabtu, 18 September 2021 | 10:58 WIB

Kecanduan Internet

Kamis, 16 September 2021 | 05:52 WIB

Ini Tentang Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia

Kamis, 9 September 2021 | 16:39 WIB

Emansipasi Seksual, repost matranews.id

Minggu, 5 September 2021 | 14:48 WIB

Bercinta Agar Terhindar Dari Corona, Benarkah?

Kamis, 2 September 2021 | 23:04 WIB
X