• Selasa, 7 Desember 2021

Eropa Menghadapi Ancaman 700,000 Kematian di Maret 2022 Akibat Covid-19

LBH
- Rabu, 24 November 2021 | 14:00 WIB
ilustrasi Covid-19 (pixabay)
ilustrasi Covid-19 (pixabay)

Beritasenator.com.  WHO Eropa meminta orang-orang untuk divaksinasi dan menghormati kebersihan yang layak dan mempraktikkan jarak sosial untuk membantu menghentikan penyebaran virus

Tiga faktor yang mendorong peningkatan tersebut adalah varian delta virus yang sangat menular, pelonggaran tindakan pembatasan seperti persyaratan untuk mengenakan masker dan jarak fisik di beberapa tempat, dan sebagian besar populasi Eropa yang tetap tidak divaksinasi, kata WHO Eropa

Baca Juga: Mensos Tri Rismaharini Mengagumi Perpustakaan Bung Karno di Blitar

“Kita dapat memperkirakan bahwa akan ada tekanan tinggi atau ekstrem di tempat tidur rumah sakit di 25 negara, dan stres tinggi atau ekstrem di unit perawatan intensif (ICU) di 49 dari 53 negara antara sekarang dan 1 Maret 2022,” kata pernyataan WHO Eropa

Organisasi Kesehatan Dunia telah memperingatkan Eropa dan Asia Tengah dapat menghadapi 700.000 kematian COVID-19 lainnya pada 1 Maret. Dua setengah minggu yang lalu badan yang sama mengatakan kematian berlebih bisa mencapai 500.000 pada 1 Februari.

Baca Juga: Film Produksi Netflix 'Call My Agent' Meraih International Emmy's Monday

Dikatakan kematian akibat COVID-19 naik menjadi hampir 4.200 per hari minggu lalu – dua kali lipat dari tingkat yang tercatat pada akhir September. Kematian kumulatif kini telah mencapai 1,5 juta di wilayah Eropa WHO, yang mencakup 53 negara di Eropa dan Asia Tengah.

"Kematian kumulatif yang dilaporkan diproyeksikan mencapai lebih dari 2,2 juta pada musim semi tahun depan, berdasarkan tren saat ini," kata badan kesehatan PBB dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga: FKUB Menolak Segala Bentuk Kekerasan Fisik dan Kekerasan Verbal

“Hari ini, situasi COVID-19 di seluruh Eropa dan Asia Tengah sangat serius. Kami menghadapi musim dingin yang menantang di depan, tetapi kami tidak boleh tanpa harapan, karena kita semua - pemerintah, otoritas kesehatan, individu - dapat mengambil tindakan tegas untuk menstabilkan pandemi, ”kata Dr Hans Kluge, direktur regional WHO Eropa.

Halaman:

Editor: LBH

Sumber: Euro News

Tags

Terkini

Singapura Memuji Penanganan Covid-19 di Indonesia

Kamis, 2 Desember 2021 | 15:00 WIB

Manfaat Madu Untuk Anjing

Senin, 29 November 2021 | 13:02 WIB

Indonesia Masih Berkutat Dimasalah Gizi Dimasyarakat

Rabu, 24 November 2021 | 13:00 WIB

Indonesia Harus Punya Ketahanan Indsutri Farmasi

Rabu, 10 November 2021 | 14:00 WIB

Test PCR, GSI, dan Keterkaitan Pak Luhut

Senin, 8 November 2021 | 08:55 WIB
X