• Kamis, 6 Oktober 2022

Sirih Merah dan Manfaatnya

- Senin, 13 Juni 2022 | 12:37 WIB

Untuk tempat menjalar, dibuat ajir dari batang kayu atau bambu. Sementara sebagai tiang panjat, dapat digunakan Tanaman Dadap atau Kelor.

Sirih Merah dapat beradaptasi dengan baik di setiap jenis tanah dan tidak terlalu sulit dalam pemeliharaannya.

Selama ini, tanaman ini tumbuh tanpa pemupukan. Yang penting selama pertumbuhannya di lapangan, penyiramannya baik (1‒2 kali dalam sehari atau tergantung cuaca) dan mendapat cahaya matahari 60%‒75%.

Sirih Merah siap dipanen saat berumur minimal empat bulan. Pada saat itu, tanaman tersebut sudah mempunyai daun sebanyak 16‒20 lembar.

Ukuran daunnya pun sudah optimal dan panjangnya mencapai 15 cm‒20 cm.

Daun yang akan dipanen harus sudah cukup tua, bersih, dan warnanya mengkilap. Karena, pada saat itu, kadar bahan aktifnya sudah tinggi.

Cara pemetikan dimulai dari daun tanaman bagian bawah menuju atas. Setelah dipetik, daun disortir dan direndam dalam air untuk membersihkannya dari kotoran dan debu yang menempel, kemudian dibilas hingga bersih dan ditiriskan.

Selanjutnya, daun dirajang dengan pisau yang tajam, bersih, dan steril dengan lebar irisan 1 cm.

Hasil rajangan dikeringkan dengan cara dianginkan di atas tampah yang telah dialasi kertas, sampai kadar airnya di bawah 12% atau selama lebih kurang 3‒4 hari.

Rajangan daun yang telah kering dimasukkan ke dalam kantong plastik transparan yang kedap air, bersama-sama dimasukan silika gel untuk penyerap air, kemudian ditutup rapat.

Halaman:

Editor: Jojo

Terkini

RSUP Dr.M Jamil Padang di Perluas Bangunannya

Senin, 3 Oktober 2022 | 11:13 WIB

Herbal Harum Maluku 52 Ikut Pameran di G20 Bali

Sabtu, 27 Agustus 2022 | 21:20 WIB

Kini Air Hujan Sudah Tidak Layak Diminum

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 17:00 WIB

Presiden AS Joe Biden Positif Terkena Covid-10

Jumat, 22 Juli 2022 | 13:00 WIB
X