Jajaran Kemensos Bergerak Cepat Membantu Korban Erupsi Gunung Semeru

LBH
- Senin, 6 Desember 2021 | 11:00 WIB
Guna memastikan bantuan logistik terdistribusi, Mensos Tri Rismaharini meninjau lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru sekaligus meninjau kesiapan dapur umum. (pic. kemensos ri)
Guna memastikan bantuan logistik terdistribusi, Mensos Tri Rismaharini meninjau lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru sekaligus meninjau kesiapan dapur umum. (pic. kemensos ri)

 

Melalui Gudang Provinsi Jatim matras disalurkan sebanyak 100 lembar, kids ware sebanyak 100 paket, paket sandang sebanyak 50 paket, makanan anak sebanyak 250 paket, tenda gulung merah 50 lembar, kasur 50 lembar, dan family kit sebanyak 100 paket.

 

Dari Balai Rehsos Solo dikirimkan family kit sebanyak 100 paket, kids ware sebanyak 80 paket, makanan anak sebanyak 162 paket tenda gulung sebanyak 25 lembar, matras 75 lembar, dan peralatan dapur keluarga 12 dus. 

 Baca Juga: Laporan Pendahuluan Dari Erupsi Gunung Semeru

Mengutip penjelasan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), per Minggu (05/12), pukul 09.05 pagi, bencana mengakibatkan korban jiwa sebanyak 13 orang, 10 jiwa belum dievakuasi karena lokasi tertutup lumpur, 41 jiwa luka bakar di Puskes Penanggal (yang parah dirujuk ke RSUD Haryoto, Rs. Bhayangkara), 40 orang dirawat di Puskesmas Pasirian, 7 orang dirawat di Puskes Candipuro, 8 Orang dirawat di Puskes Penanggal, 2 Orang Ibu Hamil di Puskes Penanggal Ds. Sumberwuluh, Kp. Renteng.

Pada Sabtu, 04 Desember 2021, pukul 14:50 WIB terjadi awan panas guguran Gunung Semeru, Jawa Timur. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi 5160 detik. Pada Pukul 16.40 WIB, Getaran pada seismograf sudah mengecil.

Lokasi terdampak pada Kecamatan Pronojiwo, yakni Desa Pronojiwo, Desa Oro-oro Ombo, Desa Sumberurip, Desa Supiturang, dan Desa Curah Kobokan. Di Kecamatan Candipuro terdapat Desa Sumberwuluh, Desa Kamarkajang, dan Desa Sumbermujur.

Baca Juga: Manfaatkan Geopark Sebagai Sarana Edukasi dan Wisata 

Dampak sebaran material abu vulkanik menyebar ke Kecamatan Ampelgading yakni Desa Argoyuwono, di Kecamatan Tirtoyudo meliputi Desa Purwodadi, dan Desa Gadungsari. Di Kecamatan Pagelaran di Desa Clumprit, di Kecamatan Wajak di Desa Bambang, di Kecamatan Kepanjen meliputi Desa Panggungrejo di Desa Mojosari, di kecamatan Dampit di Kelurahan Dampit, di Kecamatan Bantur pada Desa Bantur, dan Desa Rejosari. Lalu pada Kecamatan Turen ada di Desa Talok.

Halaman:

Editor: LBH

Sumber: Kemensos.go.id

Tags

Terkini

Pemerintah Melarang Ekspor Minyak Goreng

Sabtu, 23 April 2022 | 10:00 WIB

Keindahan Alam Pantai Tanjung Kelayang di Belitung

Selasa, 12 April 2022 | 16:00 WIB

Banjir di Luwu Selatan Mulai Surut

Rabu, 16 Maret 2022 | 13:00 WIB

BNPB Harus Siap Berintegrasi dan Kolaborasi Multipihak

Sabtu, 26 Februari 2022 | 10:05 WIB

BPBD Bekasi Bersiaga Menghadapi Banjir

Jumat, 18 Februari 2022 | 11:30 WIB

Pergerakan Tanah Membuat Ratusan Rumah Rusak di Tegal

Rabu, 16 Februari 2022 | 09:32 WIB
X