• Kamis, 6 Oktober 2022

Polda NTT Mengambil Alih Kasus Penipuan Rumah Layak Huni di Sumba Barat Daya

LBH
- Kamis, 22 September 2022 | 10:00 WIB
Ilustrasi penipuan. Artis inisial NN dan orangtuanya bawa lari uang milyaran rupiah (Pixabay/pixel2013)
Ilustrasi penipuan. Artis inisial NN dan orangtuanya bawa lari uang milyaran rupiah (Pixabay/pixel2013)

Beritasenator.com. Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur mengambil alih penyelidikan kasus penipuan pengadaan rumah layak huni oleh sejumlah oknum yang mengatasnamakan sukarelawan PDI Perjuangan NTT.

“Jadi, nanti semua kasusnya akan dilimpahkan ke Polda NTT untuk ditangani lebih lanjut,” kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Ariasandy S.I.K., di Kupang, Selasa, (20/9/2022).

Baca Juga: Presiden Joko Widodo Meresmikan Tol Cibitung - Cilincing

Kabid Humas Polda NTT mengatakan hal itu ketika menanggapi perkembangan kasus dugaan penipuan pengadaan rumah layak huni bagi masyarakat di Sumba Barat Daya dengan korban mencapai 1.300 orang.

Menurut mantan Kapolres Timor Tengah Selatan (TTS) itu, kasus dugaan penipuan mengatasnamakan PDI Perjuangan itu tidak hanya terjadi di Sumba Barat Daya, tetapi juga terjadi di beberapa daerah di NTT, seperti di pulau Timor dan di Flores.

Baca Juga: Polisi Memburu Pelaku Penembakan Memakai Airsoft Gun Ke Pak Ogah

Mengingat lokasi penipuannya itu di beberapa daerah, kata dia, hal itu menjadi alasan mengapa Polda NTT berencana untuk ambil alih kasus itu, apalagi sudah masuk tahun politik.

Pada saat ini, untuk wilayah Pulau Sumba, terdapat enam orang yang sudah ditahan, termasuk dengan orang yang mengaku sebagai sukarelawan PDI Perjuangan daratan Pulau Sumba.

Disebutkan pula di wilayah Pulau Timor juga terdapat dua orang yang ditahan oleh tim penyidik dari Polda NTT.

 

Halaman:

Editor: LBH

Sumber: NTMC Polri

Artikel Terkait

Terkini

Menkopulhukam dan Menpora Akan Memimpin TGIPF

Selasa, 4 Oktober 2022 | 10:12 WIB

Wakapolda Kaltara Meninjau Bakti Kesehatan Polri

Senin, 3 Oktober 2022 | 12:07 WIB

Polda Kaltim Membongkar Praktek Tambang Ilegal di IKN

Selasa, 27 September 2022 | 19:00 WIB

Siapakah Pencetus BPKB dan Surat Tilang Di Indonesia

Sabtu, 24 September 2022 | 08:00 WIB
X