• Selasa, 29 November 2022

Lelaki yang Menggambar, Perempuan yang Menenun

23 September 2022
Di kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten #kupang Nusa Tenggara Timur berdiri Kelompok #tenunikat KaiNe’e pada tahun 2004. Kelompok ini adalah sekumpulan perempuan yang berasal dari 6 ketemukungan di Baun #amarasi Kabupaten Kupang Mereka berkumpul atas dasar kesadaran bersama untuk menjadi bagian dalam upaya pelestarian tradisi tenun ikat tradisional yang menggunakan pewarna alam. Nama KaiNe'e dipilih untuk mengingat dan menjaga kesatuan kekerabatan tradisional di Baun Amarasi yang secara struktur adat terdiri dari 6 rumah/ketemukungan yaitu Nunrain, Sonreno, Sonkoro, Oetnona, Kuanbaun dan Kaijo’o. Kualitas kain tenun dapat dilihat dari ketebalan kain dan pewarnaan alami yang tahan lama dan tidak #luntur karena menggunakan bahan alami seperti kunyit, mengkudu, nangka, mangga, loba, daun tinta taum dan lumpur. Di sinilah keunggulan hasil karya kelompok tenun Kaine'e: Ketebalan kain, naturalitas dan daya tahan warna yang sangat teruji. Kain tenun Kaine'e yang menggunakan pewarna alam pernah terpilih sebagai yang kain tenun terbaik dalam sebuah kontes bertaraf internasional yang dihelat di Bali beberapa tahun silam. Atas prestasi ini Katharina Neparasi Siga yang menjadi ketua kelompok pernah beberapa kali diminta untuk memberikan pelatihan di beberapa kota di luar negeri. Sebagian besar pelanggan yang datang membeli hasil tenun Kaine'e pun merupakan turis mancanegara. Dokumenter ini akan bekisah bahwa bagi orang Amarasi, menenun dengan pewarna alam adalah bentuk ekspresi seni sekaligus upaya pelestarian warisan pengetahuan budaya dan nilai hidup leluhur. Sayangnya, pengetahuan dan kemampuan menenun dengan pewarna alam, serta pengetahuan tentang motif berikut maknanya saat ini hanya dimiliki kelompok #lansia yang jumlahnya semakin sedikit. Salah satunya adalah Nikolas Sabudin Tinenti, 78 tahun, seniman motif tenunan Amarasi yang masih memiliki kemampuan menggambar 25 motif tenun Amarasi. Desain motif yang ia kerjakan ini memudahkan saat diaplikasikan para perempuan penenun pada ikatan #benang di alat #pemidang. Dokumenter ini dibuat dengan tujuan untuk menyampaikan pemahaman bahwa penguatan pengetahuan menenun tradisional kepada generasi muda semestinya terus dilakukan guna melestarikan pengetahuan nilai budaya Amarasi. Selain itu dokumenter ini ingin memberikan gambaran tentang pengakuan pengetahuan perempuan dan komunitas lokal atas motif tradisional Amarasi sebagai warisan leluhur yang memiliki tujuan meningkatkan kemampuan ekonomi kelompok perempuan. ----------------- #tenunindonesia #tenunikat #maestro #danaindonesiana #amarasi #kupangviral #kupanghits #kupangntt #motif #budayanusantara #tenun

Video Lainnya

\
X