• Minggu, 24 Oktober 2021

Puisi "Ketika Indonesia Bertanya" Karya Eka Budianta

1 Januari 2021
Judul puisi: "Ketika Indonesia Bertanya" Karya: Eka Budianta Vokal: Wicahyanti Rejeki Lukisan: Cipto Punomo Judul Lukisan: "Melampaui Ruang dan Waktu" (Acrylic on Canvas, 170x150cm, 2020) dan "Bhinneka Tanpa Wicara" (Acrylic on Canvas, 150x150cm, 2019). Ilustrasi Musik: Rosana Prade Penata Suara: Adi Blue Zone Editor: Radja Restu Hardiyan Eka Budianta lahir di Ngimbang, Lamongan, Jawa Timur, 1 Februari 1956. Nama lengkapnya Christophorus Apolinaris Eka Budianta Martoredjo. Buku Eka Budianta antara lain Bang-Bang Tut Indonesia (kumpulan puisi, 1976), Ada (kumpulan puisi, 1976), Bel (kumpulan puisi, 1977), Rel (kumpulan puisi, 1977), Sabda Bersahut Sabda (antologi puisi bersama Azmi Yusoff, 1978), Cerita di Kebun Kopi (kumpulan puisi, 1981), Sejuta Milyar Satu (kumpulan puisi, mendapat pujian Dewan Kesenian Jakarta 1984), Lautan Cinta (kumpulan puisi, 1988), Rumahku Dunia (kumpulan puisi, 1993), Menggebrak Dunia Mengarang(bacaan umum, 1992), Dari Negeri Poci (antologi puisi, 1993), Mengembalikan Kepercayaan Rakyat (esai, 1992), dan Api Rindu (kumpulan cerpen, 1987). Sumber: http://ensiklopedia.kemdikbud.go.id/sastra/artikel/Eka_Budianta KETIKA INDONESIA BERTANYA Eka Budianta Hari ini kudengar Tanah Air bertanya: Apa tandanya kamu cinta padaku? Pada laut, pada pulau, gunung dan kota kujawab: Ibu Pertiwi tidak sia-sia lahirkan anaknya. Indonesia, tumpah darah bangsa yang setia, Tak akan kubiarkan kamu diam dalam kegelapan. Mataharimu adalah semangat hidupku. Telah kuputuskan melewati jaman demi jaman, Dengan cinta di tangan dan langkah bersama. Republik ini dibangun bukan untuk satu dua generasi Bukan untuk 50, 100, atau 200 tahun. Di pantai masa lalu dan cakrawala masa depan Telah kususun mimpi dan kerja-kerasku Sinar matamu, adalah hari depanku, Indonesia. #katayangdatangbersamaangin #wicahyantirejeki #ekabudianta #bacapuisiekabudianta #bacapuisiketikaindonesiabertanya #puisiketikaindonesiabertanya

Video Lainnya

\
X